Blog Suara Hati

Berbagi dengan sepenuh hati untuk kebaikan umat manusia

Browsing Posts tagged amerika

Dalam Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai”.

Pada rilis report terbaru (sebagaimana yang dikutip oleh kantor berita Reuters, 29 Juni 2010) PBB menyerukan untuk meninggalkan US Dollar sebagai cadangan mata uang utama (main reserve currency), karena terbukti tidak bisa menjaga nilainya.

Hasil survei ekonomi dan sosial dunia tahun 2010 yang dilakukan PBB menyebutkan bahwa Dolar terbukti telah menjadi alat penyimpan nilai yang tidak stabil, padahal kestabilan adalah syarat utama suatu mata uang untuk dipakai sebagai cadangan mata uang.

Tetapi nampaknya PBB masing kebingungan mencari solusi. Belajar dari hadits di atas, Islam telah menyediakan solusi tepat bagaimana mengatur ekonomi dunia. Dalam konteks nilai tukar, Islam telah meberi rambu-rambu yang jelas bahwa alat tukar itu harus punya nilai intrinsik yang memadai/cukup (apapun bentuknya: emas, perak, ataupun komoditi lainnya). Namun hampir semua negara saat ini (termasuk negeri-negeri muslim) menggunakan US$ yang tidak punya nilai intrinsik memadai. Nilai US$ tidak lebih hanyalah lembaran-lembaran kertas saja. Silahkan baca juga artikel tentang Konsep Uang.

Ironisnya, negeri kita masih keukeuh menggunakan US$ untuk transaksi penjualan migas. Apa yang ada di benak para penentu kebijakan negeri ini :)

Perlahan tapi pasti, harga BBM akan semakin melambung seiring dihapusnya subsidi secara bertahap. Memang pemerintah tampaknya masih melihat situasi dan gelagat reaksi publik. Setelah munculnya suara-suara menentang penghapusan subsidi BBM, akhirnya pemerintah mengalah dengan membuat kebijakan “kendaraan roda dua dan transportasi umum masih boleh menggunakan solar dan premium”.

Pemerintah berencana untuk menerapkan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi paling lambat pada bulan September 2010 mendatang. Sepeda motor dan kendaraan umum dipastikan boleh menggunakan BBM bersubsidi. “Kalau subsidinya besar maka Agustus 2010 mulai tapi kalau merata sepertinya September bisa. Tergantung volumenya nanti,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (23-06-2010, Detik Finance).

Kalau dirunut ke belakang, penghapusan subsidi BBM ini tak lepas dari pengaruh Amerika melalui lembaga pemberi bantuan bernama USAID. Jelas disebutkan di Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, bahwa “Harga Bahan Bakar Minyak dan harga Gas Bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar”. Peran USAID dalam penyusunan UU ini bisa dibaca melalui publikasi lembaga donor ini pada website resminya di halaman http://www.usaid.gov/pubs/cbj2002/ane/id/497-013.html.

In 2000, the Government of Indonesia reduced energy subsidies by increasing electricity prices by 20% and fuel prices by 12%. Wary of public reaction to the price hikes because similar increases in 1998 led to street demonstrations, the Government of Indonesia, with USAID assistance, ensured that national and local parliaments, civil society organizations, media, and universities were involved in the decision. As a result, there was minimal public outcry. USAID also supported this process by providing policy analysis for energy pricing and subsidy removal. Additional increases are necessary and will require greater public understanding of the impact on the economy and on vulnerable groups. USAID will continue to provide technical analysis on the macroeconomic and microeconomic impact on industries and households, including a study on the impact of pricing policy on women and vulnerable populations. Continue reading “Penjajahan Berkedok Bantuan” »