Asal fungsi uang adalah sebagai alat tukar, alat ukur barang/jasa, dan alat penyimpan nilai. Tetapi dunia modern menambahkan satu fungsi lagi pada uang yaitu sebagai komoditi. Akibatnya, sekarang uang diperdagangkan untuk mencari keuntungan dan terciptalah apa yang oleh para ekonom modern disebut sebagai pasar uang. Dan dengan masuknya konsep riba (dengan berbagai alasan dan teori pembenaran) ke dalam sistem ekonomi dunia, terciptalah kehancuran dan kerusakan di seluruh dunia.

Nilai mata uang suatu negara selalu berubah setiap saat mengikuti hukum permintaan dan penawaran. Padahal pada abad 12, Ibnu Taimiyah telah menjelaskan bahayanya perdagangan uang :

  1. Akan memicu inflasi;
  2. Hilangnya stabilitas nilai uang, sehingga menzalimi orang yang berpenghasilan tetap;
  3. Menurunnya perdagangan dalam negeri karena kekhawatiran terhadap stabilitas nilai uang;
  4. Perdagangan internasional juga akan menurun; dan
  5. Logam berharga (emas dan perak) yang menjadi nilai intrinsik uang akan mengalir ke luar negeri.

Bencana ekonomi dunia dimulai dari Bretton Woods. Setelah memenangkan PD-II, Amerika memprakarsai konferensi ekonomi di Bretton Woods. Amerika ingin mengatur sistem keuangan dunia. Pada konferensi tersebut Amerika berjanji mendukung uang Dollar-nya secara penuh dengan emas yang nilainya setara. Kesetaraan ini mengikuti konversi harga emas yang ditentukan tahun 1934 oleh Presiden Roosevelt yaitu US$ 35 untuk 1 troy ons emas. Negara-negara lain yang mengikuti kesepakatan tersebut awalnya diijinkan untuk menyetarakan uangnya terhadap emas ataupun terhadap Dollar. Dengan kesepakatan ini seharusnya siapapun yang memegang Dollar dengan mudah menukarnya dengan emas yang setara.

Ternya janji itu bohong besar. Secara perlahan tetapi pasti mereka ternyata mengeluarkan uang yang melebihi kemampuan cadangan emasnya, bahkan secara sepihak mereka tidak lagi mengijinkan mata uang lain disetarakan terhadap emas, namun harus dengan Dollar.

Kesewenang-wenangan itupun diprotes oleh banyak negara, sehingga terjadi gelombang penukaran dollar ke emas secara besar-besaran. Puncaknya, pada tanggal 15 Agustus 1971 terjadilah Nixon Shock. Presiden Nixon angkat bendera putih dan tidak sanggup lagi memberi emas pada pemegang dollar. Secara sepihak Amerika Serikat memutuskan untuk tidak lagi mengaitkan Dollar-nya dengan cadangan emas yang mereka miliki. Dimulailah era fiat money, sebuah sistem keuangan yang rapuh dan sangat labil.

Mengapa para pemimpin dunia hari ini tidak belajar dari sejarah pahit masa lalu dan mengambil hikmahnya.